Akuisisi Sleepycat dan Langkah MySQL AB mengantisipasinya

March 9, 2006 at 7:37 am | Posted in Database, News & Events | Leave a comment

by: Jaimy Azle

Artikel ini merupakan kutipan dari: Jaimy – Akuisisi Sleepycat dan Langkah MySQL AB mengantisipasinya.

Siapa yang tidak kenal sleepycat? bagi anda yang lama berkecimpung di lingkungan sistem operasi non-windows (berbasis un*x), dan sering melakukan instalasi aplikasi dengan rebuild dari source code-nya setidaknya pasti mengenal sleepycat dengan BerkeleyDB-nya. Atau jika anda berkecimpung di dunia web dan fasih dengan Perl ataupun PHP setidaknya pernah mendengar database satu ini. Namun beberapa hari lalu, oracle mengejutkan dunia opensource dengan mengakuisisinya.

Oracle today announced that it has added Berkeley DB to its embedded database product line which includes Oracle Lite for mobile devices and Oracle TimesTen for high performance in-memory database applications.

Oracle® Buys …. Sleepycat

BerkeleyDB memang sudah cukup lama dikenal sebagai embedded database engine yang sangat solid. Sebagai sebuah pustaka database, fitur yang dimiliki oleh BDB terbilang lengkap untuk ukurannya sebagai database sistem berbasis file yang penggunaannya lebih banyak ditujukan sebagai penyedia data secara lokal. Karena fasilitas transaksional, pengalaman, dan ketangguhannya, ia dipilih oleh TCX-AB (sekarang MySQL-AB) sebagai salah satu basis database engine untuk RDBMS MySQL miliknya.

Bersama BerkeleyDB dan InnoDB, MySQL pun semakin melesat dan populer sebagai RDBMS tangguh, cepat, dan tangkas, dan hanya membutuhkan spesifikasi hardware yang secara relatif tidak terlalu ‘canggih’.

Meski pada awalnya MySQL ditujukan sebagai RDBMS untuk aplikasi berbasis web, yang sebagian besar operasi database adalah operasi query data, seiring dengan perkembangan kebutuhan tujuan ini pada akhirnya dikembangkan secara lebih jauh dan serius. Digunakannya InnoDB dan BerkeleyDB dapat dikatakan sebagai cara sehingga MySQL dapat memfasilitasi dan memenuhi kebutuhan user akan keberadaan RDBMS yang mesupport transaksional, stored procedure, trigger, serta fitur-fitur enterprise lainnya seperti dukungan terhadap cluster server. Dan untuk memberikan jaminan atas penggunaannya untuk kalangan korporat, MySQL menerapkan lisensi ganda.

Pengembangan kebutuhan ini tentunya semakin memperluas cakupan penggunaan MySQL, dari yang semula hanya sebatas RDBMS untuk skala kecil, menjadi lebih luas: Kecil – Menengah. Dan menjadikan popularitas MySQL semakin luas dikenal oleh para insan IT dan management di dunia.

Tentunya hal ini menjadikan vendor-vendor RDBMS komersial seperti Oracle menjadi was-was, jika sebelumnya mereka memandang enteng keberadaan MySQL, saat ini mereka harus mulai memperhatikan dan memasukkannya ke dalam daftar RDBMS yang harus diperhitungkan di masa depannya. Memang secara level high enterprise, tidak ada konflik pasar antara MySQL dan Oracle maupun vendor-vendor database komersial lainnya, karena cakupan MySQL belumlah sampai ke sana. Namun di lingkup medium, konflik ini mulai muncul, dan sangat mungkin sepuluh atau lima tahun ke depan, dalam cakupan ruang lingkup pasar high-enterprise konflik yang sama akan muncul.

Akuisisi Sebagai Langkah Oracle Menjegal MySQL

Sudah barang tentu hal ini harus diantisipasi, langkah-langkah yang memungkinkan MySQL untuk ke arah high-enterprise nantinya harus dihalangi sehingga MySQL tetap pada cakupan small enterprise seperti saat awal MySQL diperkenalkan atau setidaknya maksimum dalam cakupan operasi yang melibatkan pangsa pasar yang dikuasainya saat ini, dan harus diusahakan agar tidak lebih dari itu.

Meskipun hal ini murni adalah spekulatif pribadi, namun saya percaya dasar pemikiran ini menjadi salah satu yang melandasi alasan diakusisinya InnoDB dan Sleepycat. Ada banyak database engine lain baik yang opensource ataupun non-opensource yang bisa diakuisisi dan memiliki teknologi yang tidak kalah baiknya, kenapa InnoDB dan Sleepycat yang nyata-nyata adalah basis database engine yang digunakan MySQL selain dari MyISAM yang murni dikembangkan oleh MySQL AB sendiri.

Ketika InnoDB diakuisisi, banyak analisis yang menyayangkan mengapa tidak MySQL dari dulu-dulu melakukannya. Hal ini bukanlah tanpa dasar, InnoDB merupakan pondasi atas fitur-fitur yang ada pada MySQL versi 5 yang ada saat ini. Sebagai pondasi yang cukup fundamental, tentunya adalah sangat rasional jika seharusnya MySQL mengamankannya dari kemungkinan akuisisi oleh pihak lain. Dan sekarang dengan diakuisisinya Sleepycat, hal ini menjadi pukulan yang cukup telak dan masalah yang serius bagi MySQL untuk berkembang di masa depan.

Langkah Antisipatif MySQL

MySQL harus secara responsif memikirkan dan mengambil langkah-langkah taktis yang memungkinkannya menjamin pengembangan RDBMS-nya di kemudian hari. Dan benar hal tersebut dilakukan oleh MySQL.

Firebird adalah salah RDBMS yang cukup luas digunakan di kalangan bisnis dan dikenal sebagai turunan dari Borland Interbase. Dengan fitur-fiturnya yang cukup lengkap, arsitektur, dan codebase yang mapan sebagai RDBMS di lingkup medium enterprise, firebird sangat mungkin dikembangkan secara lebih jauh. Konsultan, peneliti pasar Evans Data Consulting melaporkan bahwa penggunaan MySQL di kalangan korporat mencapai total 40% dan diikuti oleh Firebird sebesar 39%. Hanya saja lisensi IDPL firebird memproteksi sehingga sangat sulit atau bahkan tidak memungkinkan untuk diakuisisi.

Namun tentunya ada banyak jalan menuju roma, hal terpenting dari sebuah produk software adalah teknologi dan sumber daya manusia yang berada di belakangnya. Atas teknologi dan SDM tersebut, MySQL mengakuisisi Netfrastructure yang merupakan sebuah perusahaan yang berorientasi pada pengembangan aplikasi berbasis web. Bukan web aplikasi-nya yang diincar oleh MySQL, melainkan Teknologi dan SDM yang melatarbelakanginya. Jim Starkey yang merupakan pendiri Netfrastructure adalah seorang suhu dalam dunia per-database-an, dan dikenal sebagai pencipta Interbase sekaligus Firebird. Akusisi ini membuat Jim Starkey secara fulltime akan bekerja pada MySQL, seperti yang dikemukakannya sendiri, dan membuat gambaran secara jelas bahwa pengadopsian teknologi yang terdapat pada Firebird/Interbase merupakan langkah yang diambil oleh MySQL agar langkah-langkah pengembangannya di masa depan tetap dapat terjamin.

Pranala luar:

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: