Membangun Aplikasi Sistem Informasi Dengan Kecepatan Optimal

March 14, 2006 at 3:05 pm | Posted in Opinions, Software Engineering | 13 Comments

Studi Kasus: Sistem Informasi dengan Delphi 5 dan database PostgreSQL

by: Agus Widodo, S.Kom

Kecepatan yang saya maksudkan di sini adalah kecepatan aplikasi (*.exe) yang akan di-‘nikmati’ oleh user/pengguna aplikasi. Bukan kecepatan seorang programmer untuk menghasilkan sebuah form seperti halnya rapid application development (RAD) yang akan dinikmati oleh programmer.

Mengapa Harus Cepat?

Kecepatan program bagi seorang programmer menunjukkan juga kecakapan memproduksi aplikasi (coding) dengan cara yang tepat. Ingat! Proses adalah sebagian dari hasil. Hasil bagus pastilah terlahir dari proses yang matang, bagus, terencana dan tepat. Bukan kebetulan terjadi. Jika cara programming kita asal-asalan, siap-siaplah menuai kritik bahkan cemooh user: “wah kok lambat ya…”, “Masa untuk proses data harus di tinggal makan siang dulu mas…” 😀

Continue Reading Membangun Aplikasi Sistem Informasi Dengan Kecepatan Optimal…

Pengantar Object Oriented + Event Driven Programming

March 8, 2006 at 7:15 am | Posted in Software Engineering | 2 Comments

by: Jaimy Azle

Artikel ini merupakan kutipan dari: Object Oriented Programming dalam Analoginya dengan Kehidupan Sehari-hari, dan Event dalam Kehidupan Sehari-hari.

Pemrograman aplikasi dengan menggunakan RAD Tool (Rapid Application Development) seperti Borland Delphi sebenarnya sudah bukan lagi hal yang baru dalam dunia pemrograman saat ini. Namun banyak pemula yang masih juga mengalami kesulitan dalam memahami konsep kerja yang sesungguhnya. Kebanyakan dari mereka terutama adalah pemula yang sebelumnya pernah menguasai bahasa lain yang menggunakan konsep procedural programming seperti Foxpro, Clipper, dsb. Untuk pemula seperti mereka lah artikel ini ditujukan, namun tidak menutupi kemungkinan juga bisa digunakan oleh mereka yang belum memiliki landasan pemrograman sebelumnya.

Pemrograman Menggunakan RAD-Tool adalah Bermain Lego

Konsep procedural programming pada foxpro ataupun clipper cenderung lebih memandang sebuah proses pengembangan aplikasi adalah proses untuk membuat sesuatu yang tidak ada menjadi ada. Programmer menulis hampir segala aspek dalam pemrograman tersebut, dimulai dari user interface, reporting, manajemen data, dan sebagainya.

Buang jauh-jauh pemahaman yang didapat saat menggunakan procedural programming seperti FoxPro ataupun Clipper tersebut. Konsep RAD yang dibawa oleh Delphi sangat berbeda, dibandingkan dengan procedural programming tersebut, konsep pengembangan aplikasi yang digunakan pada Borland Delphi bisa dikatakan seperti bermain LEGO.

Continue Reading Pengantar Object Oriented + Event Driven Programming…

Panduan Merancang UI

March 7, 2006 at 5:16 pm | Posted in Software Engineering | 2 Comments

by: Bee

Artikel ini merupakan saduran (plus sedikit gaya lokal) dari sebagian isi buku User Interface Design for Programmers karya Joel Spolsky. Disadur oleh Bee -tentu saja, belum pake ijin resmi- untuk Delphindo. 🙂

Bagian I: Kemampuan Mengontrol Sekitar Akan Membuat Senang

Joel's UI BookUser Interface (UI) adalah bentuk tampak (visible form) dari sebuah program yang merupakan media interaksi antara program dengan penggunanya (user). Sebagian besar programmer tidak menyukai proses pembuatan UI dalam program mereka. Hal ini cukup mengherankan karena sebenarnya merancang UI cukup mudah, jelas, dan menyenangkan.

Mudah, karena tidak membutuhkan algoritma yang rumit seperti bagaimana menghitung posisi tombol agar berada di tengah2 window. Jelas, karena jika kita melakukan kesalahan akan langsung diketahui dan bisa langsung kita koreksi. Menyenangkan, karena hasil dari apa yang kita buat langsung tampak mata saat itu juga, apalagi jika kita bekerja di lingkungan visual. Saat saya bekerja dengan UI, saya merasa seperti sedang memahat atau melukis.

Sebagian besar programmer merasa kesulitan saat merancang UI untuk program mereka, biasanya hal ini berawal dari ketakutan atau ke-tidakpede-an mereka. Programmer mengira bahwa perancangan UI adalah seperti perancangan grafis (graphics design) yang dianggap sebuah proses misterius dari kreativitas, yang biasanya orang2-nya tampil nyleneh tapi mampu menghasilkan karya artistik dan enak dipandang. Sedang programmer menganggap dirinya sendiri sebagai orang yang logis, kuat dalam analisa, tapi lemah dalam penilaian artistik. Jadi, mereka berpikir bahwa mereka tidak akan mampu (setidaknya tidak akan bagus) dalam merancang UI untuk program mereka.

Continue Reading Panduan Merancang UI…

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.